Perumdam TJM Sukabumi Cabang Purabaya Tawarkan Sambung Langganan Gratis

untuk menambah cakupan wilayah pelayanan agar masyarakat Purabaya - Sagaranten dapat menikmati air bersih dari Perumdam TJM, pihaknya menawarkan program bebas biaya pasang Sambung Langganan atau SL mandiri.

Share This Post

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Mengantisipasi air mengeruh karena faktor musim hujan, Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri atau Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi cabang Purabaya-Sagaranten menghimbau kepada para pelanggan untuk selalu menampung air mengantisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan secara tiba tiba.

Kepala Cabang Perumda AMTJM cabang Purabaya-Sagaranten, Hendra Nugraha mengatakan dengan masuknya musim penghujan dimana intensitas hujan sering tinggi baik di wilayah Purabaya, maupun hulu Sungai Cibening, seringkali membuat kondisi air sungai menjadi keruh dan pekat. Sehingga perlu perhatian ekstra dalam upaya pengolahan hingga air menjadi bersih kembali.

“Saat air yang masuk ke pengolahan dengan kepekatan yang tinggi, kami buang sampai pengolahan kembali normal. Hal ini mengakibatkan supply air ke pelanggan harus kami atur sedemikian rupa”

Selain keruhnya air Sungai Cibening, lanjut Hendra, juga seringnya mati listrik membuat terganggu juga pengolahan.

Namun apapun gangguan itu, kami tetap upayakan memberikan pelayanan yang baik bagi pelanggan. “Silakan pelanggan menghubungi kantor cabang untuk informasi ataupun keluhan keluhan yang dialami pelanggan,” ungkap Hendra.

Selain itu, kata Hendra, untuk menambah cakupan wilayah pelayanan agar masyarakat Purabaya – Sagaranten dapat menikmati air bersih dari Perumdam TJM, pihaknya menawarkan program bebas biaya pasang Sambung Langganan atau SL mandiri.

Adapaun syaratnya, jelas Hendra, warga cukup membawa fotokopi KTP, KK, rekening listrik dan uang jaminan, dan tentunya syarat dan ketentuan berlaku.

“Kami harapkan masyarakat Purabaya – Sagaranten menggunakan kesempatan baik ini, untuk antisipasi kesulitan air bersih baik musim hujan karena sering kotor maupun saat musim kemarau panjang seperti tahun 2023 kemarin” imbuh Hendra.

More To Explore